Di suatu sekolah, terdapat tim detektif yang terdiri dari 3 orang siswa, yaitu Huda, Abas, dan Riska. Mereka adalah tim yang terkenal di sekolahan dan telah menyelesaikan berbagai kasus. Kali ini, mereka mendapatkan surat di depan ruang kerja mereka. Riska pun membacakan surat tersebut,
"Aku adalah bom. Aku diletakkan di sebuah tempat. Aku harap kalian menemukanmu secepatnya. Aku akan beritahu dimana aku berada.."
"Apa bom ?" Abas menyela.
"Gila - gila ini kasus yang gede." Huda
"Aku lanjutin ya,"
"Ketika kalian tepat berada di tengah, kalian seperti terperangkap. Dan ketika kalian mencobanya, sama saja nyawa kalian akan jadi taruhannya. Karena mereka tak peduli orang yang membelakangi mereka. Dan juga meskipun saudara kalian tahu itu adalah tanda hati - hati. Oh iya, penciptaku dapat melihat kalian sekecil pencuri gula. Aku seperti cermin dari Utara. Pecahkan detektif!" Riska berhenti.
"Ini dimana ? Aku bingung ini lokasinya." Tatapan Riska masih tajam ke kertas.
"Mungkin di Jembatan Hud, karena ia bilang ketika berada di tengah, kalian seperti terperangkap. Dan penciptanya bisa melihat kita seperti semut!" Abas berpendapat.
"Terperangkap kan ada orang lewat dari sisi kanan dan kiri." Abas menambahkan.
"Aku bingung Hud, aku gabisa mikir. Kasian mereka - mereka yang ada di sekitar bom itu." Riska agak nangis.
"Ini Mudah! Aku tahu bom itu ada dimana, ayo kita kesana!" Huda pun langsung pergi keluar kelas dan menghampiri lokasi. Begitu pula dengan Abas dan Riska. Mereka pun berhasil menemukan lokasi bomnya meskipun harus berdesak - desakan.
(Dimanakah lokasi bomnya ?)

0 Response to Kasus 6 : Ini Mudah!
Post a Comment